Sabtu, 25 Juni 2016

DIMANA POSISI MAHASISWA TAKMIR ITU?

Posted by iqbal ali wafa On 15.33 | No comments
                Ngobrol mengenai mahasiswa, banyak sekali cerita cerita dari mereka. Entah ada yang bertempat tinggal di kos, rumah kontrakan, pondok hingga ada pula yang menjadi takmir. Nah, mahasiswa yang menjadi takmir inilah yang memiliki cerita unik. Jika anak kosan mungkin seperti ada umumnya, mungkin yang mahasiswa yang mondok memiliki cerita yang berbeda.

MAHASISWA WAJIBKAH PACARAN?

Posted by iqbal ali wafa On 15.31 | No comments
Pacaran ? mendengar kata pacaran dikalangan mahasiswa sudah terbiasa terdengar dikalangan masyarakat. Berjalan-jalan berdua, melupakan kejenuhan pikiran sejenak. Menganggap dunia miliki mereka berdua. Menghiraukan sapaan dari oang lain serta fokus dalam pembicaraan mereka. Tak urung mereka juga pernah merasakan kemarahan sejenak. Kemarahan tersebut tidak bertahan lama dan akhirnya baikan lagi. Namun jika sudah parah, kemarahan itu berujung kepada perpisahan. Serem kan?

Minggu, 10 April 2016

Senyumku Untuk Diriku

Posted by iqbal ali wafa On 23.15 | No comments


Sebenarnya siapa sih yang butuh senyum? Orang lain kah? Orang yang kita ajak ngobrol kah? Atau yang membutuhkan senyum adalah diri kita sendiri. Memmang senyum memiliki power sendiri dan sangat berpengaruh saat kita berbicara. Senyum dapat membuat yakin lawan bicara kita. Senyum dapat mengubah suasana suram menjadi suasana gembira. Bahkan senyum kepada orang lain dihitung shodaqoh.
Percaya tidak? Sebenarnya yang membutuhkan senyum adalah diri kita sendiri. Mengapa demikian? Fisik mempengaruhi psikis dan berjalan beriringan. Coba anda rasakan saat anda sedih dan senyumlah, secara tidak langsung anda akan merasa sedikit lebih baik. Lalu saat anda marah-marah lalu anda senyum, maka anda akan mengurungkan niat marah. Banyak contoh yang dapat anda coba dirumah.
Nah, sekarng anda pilih mana? Sedikit sedikit senyum atau sedikit senyum? Anda terlena dengan suasana negative anda atau anda mengubah suasana anda? Itu terserah anda. Mau shodaqoh atau mau menyempatkan kesempatan shodaqoh?
Lalu sayamau Tanya ? shodaqoh, infaq, menyenangkan orang lain, menyenangkan orang tua, itu untuk siapa?

Quots :
fisik dan psikis berjalan beriringan.
Kita mempengaruhi lingkungan bukan lingkungan yang mempengaruhi kita

Sabtu, 09 April 2016

surat untuk anak dan cucuku

Posted by iqbal ali wafa On 22.25 | No comments

Nak…..
Ayahmu bukan seorang sarjana
Yang pandai berkata dan berdebat
Ayah hanya seorang petani biasa
Yang mengandalkan ilmu leluhur

Nak……
Ayah tak pandai seperti professor
Ayah hanya lulusan pesantren
Dimana setiap harinya hanya mengaji
Tidak pernah meneliti

Rabu, 09 Maret 2016

Satu Pintu Terbuka

Posted by iqbal ali wafa On 06.00 | No comments

Melihat orang berpacaran di taman – taman kota, di alun-alun atau dipinggiran bandara sambil melihat lalu lalang pesawat, terlihat mereka bermesraan. Ngobrol yang lama, bak suami istri yang sudah sah menikah. Mereka saling mengobrolkan masa depanya, menghayal masa depanya, ada juga obrolan mereka mengenai organisasi mereka.
Itulah secuil dari orang yang berpacaran. Disisi lain pacaran dapat menjerumuskan kedalam kenegatifan, jika tidak memiliki kontrol diri yang kuat. Akibatnya banyak terjadi kemaksiatan-kemaksiatan, bahkan hamil dulu baru menikah atau bahkan digrebek sama warga karena ketahuan membawa teman lawan jenisnya di kamar kos atau kontrakanya.
Okelah, kita jenuh dengan perbuatan mereka. Perbuatan mereka yang tidak selayaknya ada didalam lingkungan kita. Kita sebagai korban perbuatan mereka yang berpacaran. Entah dengan apa mereka bisa sadar baha pacaran itu sangat merugikan. Alangkah baiknya pacaran itu setelah nikah. Walaupun sudah ada restu dari kedua orang tua, pacaran pun masih merugikan. Bahasa lain yang lebih halus adalah “khitbah” atau “lamaran”, itu kan belum menjadi suami istri yang sah.
Sudahlah ! urusan dosa biar mereka yang menanggung. Kita hanya koraban saja, maka tugas kita adalah mendoakan mereka biar mendapat hidayah dari sang maha kuasa. Jika kita berfikiran negatif terus, kesal dengan mereka dan memikirkan mereka, kita akan rugi semdiri. Mengapa? Energi untuk memikirkan ke-irian, kekesalan, kemarahan jauh lebih besar. Daripada kita memandang mereka negataif terus, lebih baik kita berfikiran positif saja.

Rabu, 25 November 2015



  Motivasi
kekuatan semangat atau himmah seseorang itu tidak bias menerobos atau melewati taqdir yang ditentukan oleh allah. Oleh sebab itu, tenangkanlah jiwamu dalam mengurusi apapun yang telah menjadi urusan allah. Sebab engkau akan percuma ikut campur dengan urusan yang telah di tanggung oleh allah.

Jumat, 26 Juni 2015

Tulis cita cita kita yuk di kertas putih!!!

Posted by iqbal ali wafa On 16.50 | No comments


Kegiata ini telah dilakukan banyak orang sukses didunia. Mereka menuis semua keinginannya di selembar kertas dan menempelkanya pada dinding lemari atau tempat kerja mereka. Setiap hari mereka membacanya dan mengucapkan “amin” diakhirnya. Mereka akan mencoret tulisan cita cita mereka setelah berhasil mencapainya.
Saat menulis cita cita, kita akan merekam jejak tulisan kita pada fikiran. Tanpa disadari kita akan hafal dengan cita cita kita. Belum lagi jika setiap hari membaca semua cita cita kita. Sadar atau tidak sadar kita akan membayangkan cita cita tu terkabul. Sehingga kita akan menjalani kehidupan sehari hari sesuai denga tujuan khir kita, yakni cita cita kita.
Nah, jika tidak kita tulis maka apa yang akan terjadi? Betul, kita akan lupa dengan sendirinya dan membiatrkan cita cita hilang terhemas badai lupa. Hidup akan terasa tiada guna karena hidup butuh tujuan yang jelas. Selamat bagi anda yang telah mencoba sukses bersama tulisan cita cita anda.

Unordered List

Labels