Sabtu, 25 Juni 2016

Rindu Kutitipkan I

Posted by iqbal ali wafa On 15.39 | No comments

Banyak cerita mengenai perjuangan cinta, baik para pemuda maupun orang yang tua. mungkin cinta pada orang tua berbeda dengan cinta para pemuda. Cinta orang tua dapat berupa cinta pada keluarganya entah anaknya, istrinya atau cucunya. Jika dikaitkan dengan agama, maka cinta orang tua dapat diartinkan banyak sekali. Salah satu cinta orang tua pada keluarganya adalah bagaimana membentuk keluarga yang harmonis dan dapat mencukupi kebutuhan keluarga serta berharap keluarga atau keturunanya lebih baik darinya. Namun kita tidak banyak membahas itu.

Khusnudzon Sebagai Kunci Ketentraman

Posted by iqbal ali wafa On 15.38 | No comments

Ketentraman, apa yang anda rasakan ketika mendengarkan kata “tentram”? bukankah kententraman adalah keinginan setiap manusia? Darimana ketentraman itu berasal? Mengapa ketentraman hanya sesaat atau mungkin tak kunjung datang?.
Memang benar, orang orang mengidamkan ketentraman dimana mereka rela berpindah atau bahkan rela memodifikasi lingkungan agar mereka merasakan ketentraman. Tentram, damai, kalau bahasa jawanya  adem ayen tentrem loh jinawi, adalah salah satu tujuan hidup manuisa. Mencari pekerjaan gar dapat makan, membeli sandang pangan dan papan ujung ujungnya ia ingin mendapatkan ketentraman. Hidup rukun, tiada permusuhan, tiada pertentangan diantara warga masyarakat, ujung ujungnya mereka ingin ketentraman juga.

Benar itu tak mungkin

Posted by iqbal ali wafa On 15.35 | No comments
Benar merupakan hal yang ingin kita peroleh. Baik kebenaran dalam segi agama maupun kebenaran dalam segi norma masyarakat. Kebenaran merupakan hal yang sulit kita peroleh ketika kita berada ditengah-tengah masyarakat. Bagaimana tidak, si A menganggap apa yang dilakukan itu sudah benar secara agama maupun norma kebiasaan. Namun si B menganggap apa yang dilakukan si A itu salah dan akan merugikan orang lain.

DIMANA POSISI MAHASISWA TAKMIR ITU?

Posted by iqbal ali wafa On 15.33 | No comments
                Ngobrol mengenai mahasiswa, banyak sekali cerita cerita dari mereka. Entah ada yang bertempat tinggal di kos, rumah kontrakan, pondok hingga ada pula yang menjadi takmir. Nah, mahasiswa yang menjadi takmir inilah yang memiliki cerita unik. Jika anak kosan mungkin seperti ada umumnya, mungkin yang mahasiswa yang mondok memiliki cerita yang berbeda.

MAHASISWA WAJIBKAH PACARAN?

Posted by iqbal ali wafa On 15.31 | No comments
Pacaran ? mendengar kata pacaran dikalangan mahasiswa sudah terbiasa terdengar dikalangan masyarakat. Berjalan-jalan berdua, melupakan kejenuhan pikiran sejenak. Menganggap dunia miliki mereka berdua. Menghiraukan sapaan dari oang lain serta fokus dalam pembicaraan mereka. Tak urung mereka juga pernah merasakan kemarahan sejenak. Kemarahan tersebut tidak bertahan lama dan akhirnya baikan lagi. Namun jika sudah parah, kemarahan itu berujung kepada perpisahan. Serem kan?

Minggu, 10 April 2016

Senyumku Untuk Diriku

Posted by iqbal ali wafa On 23.15 | No comments


Sebenarnya siapa sih yang butuh senyum? Orang lain kah? Orang yang kita ajak ngobrol kah? Atau yang membutuhkan senyum adalah diri kita sendiri. Memmang senyum memiliki power sendiri dan sangat berpengaruh saat kita berbicara. Senyum dapat membuat yakin lawan bicara kita. Senyum dapat mengubah suasana suram menjadi suasana gembira. Bahkan senyum kepada orang lain dihitung shodaqoh.
Percaya tidak? Sebenarnya yang membutuhkan senyum adalah diri kita sendiri. Mengapa demikian? Fisik mempengaruhi psikis dan berjalan beriringan. Coba anda rasakan saat anda sedih dan senyumlah, secara tidak langsung anda akan merasa sedikit lebih baik. Lalu saat anda marah-marah lalu anda senyum, maka anda akan mengurungkan niat marah. Banyak contoh yang dapat anda coba dirumah.
Nah, sekarng anda pilih mana? Sedikit sedikit senyum atau sedikit senyum? Anda terlena dengan suasana negative anda atau anda mengubah suasana anda? Itu terserah anda. Mau shodaqoh atau mau menyempatkan kesempatan shodaqoh?
Lalu sayamau Tanya ? shodaqoh, infaq, menyenangkan orang lain, menyenangkan orang tua, itu untuk siapa?

Quots :
fisik dan psikis berjalan beriringan.
Kita mempengaruhi lingkungan bukan lingkungan yang mempengaruhi kita

Sabtu, 09 April 2016

surat untuk anak dan cucuku

Posted by iqbal ali wafa On 22.25 | No comments

Nak…..
Ayahmu bukan seorang sarjana
Yang pandai berkata dan berdebat
Ayah hanya seorang petani biasa
Yang mengandalkan ilmu leluhur

Nak……
Ayah tak pandai seperti professor
Ayah hanya lulusan pesantren
Dimana setiap harinya hanya mengaji
Tidak pernah meneliti

Unordered List

Labels